KAMU HARUS BACA INI! JIKA INGIN MERUBAH HIDUPMU

“Kesuksesan bukanlah suatu akhir, kegagalan tidak berakibat fatal, keberanianlah yang akan terus berlanjut” (Winston Churchill) ~ Perdana Mentri Britania Raya 1916-1922

Saat kamu sedang membaca ini, maka sudah saatnya kamu mengubah mindsit hidupmu dan mulailah ciptakanlah takdirmu sendiri. Yess, takdir itu masih bisa di rubah namanya takdir muallaq. apa misalnya? Jika kamu setelah ini benar-benar berusaha semaksimal mungkin, berkerja keras untuk mewujudkan mimpi-mimpi muliamu, mulai memperbaiki diri maka kesuksesan sedang mengejarmu. Yah, sukses itu sendiri yang akan mengejarmu. Namun, sebaliknya jika kamu masih acuh, tidak peduli tentang masa depanmu, maka nikmatilah kebodohan sepanjang hayatmu dan jangan berharap lebih kamu bisa sukses seperti teman-temanmu yang lain.

Kita sering mendengar setiap tanggal 17 Agustus teriakan ‘Merdeka”. Status di media sosialpun penuh dengan kata-kata ‘Merdeka”. Yup, Indonesia telah merdeka sejak 75 tahun silam, duniapun mengetahui semua itu. Tapi, diri kita masih banyak yang di jajah dengan kemalasan dan kebodohan. Hayuk kawan, hayuk kita merdekakan diri kita yang fana ini. Hayuk kita merdeka dari kebodohan masa lalu, hayuk kita merdekakan diri kita dari kemalasan. Karna semua itu masih menjera di dalam tubuh kita, sehingga kita masih takut dan sulit berkembang hingga maju melangkah kedepan sampai mata memandang. Hayuk kita lawan, hayuk kita usir penjajah nafsu ini. Agar kita bisa ‘Merdeka”.

Kawan, kamu juga harus menjadi seorang pemberani. Tahukah kamu? Kalau keberanian itu bukanlah anugerah sama halnya seperti kesuksesan, karena kesuksesan seseorang tidak ada yang namanya datang secara tiba-tiba. Keberanian itu adalah hasil dari latihan hidup sehari-hari. Keberanian itu sama seperti otot manusia, kalau tidak dilatih maka dia akan menjadi lemah. Dalam hidup ini kita akan banyak menghadapi tantangan. Latihan pertama adalah jangan lari dari masalah itu, tapi hadapi saja semuanya. Itu cara untuk melatih keberanian.

Mulai hari ini, disaat kamu bangun dari tidurmu, kamu harus berani beranjak dan bertindak maju melangkah kedepan. Bahkan kamu harus berlari sekencang mungkin agar cita-citamu segara kamu genggam. Apapun tantangan dan problem hidup yang kamu jalani sekarang, jangan pernah mundur kebelakang! Cukup diam di tempat atau mundur selangkah untuk 20, 30 tahun kedepan.

Kawan, kamu jangan ikut-ikutan temanmu yang pemalas itu, karena mereka hanya punya niat dan mempunyai ide yang bagus tapi dengan nol tindakan. Tanpa arti dan makna sedikitpun. Tapi yaah, temanmu masih agak sedikit mendingan dari pada tetanggamu yang tidak ada niat dan tujuan hidup yang jelas kecuali hanya menghabiskan harga orangtuanya. Saya saran, jangan kamu memilih menjadi seorang teman atau tetanggamu yang tadi dalam kondisi seperti ini.

Hari ini, kita banyak mengenal orang cerdas, pintar, memiliki ide cemerlang, rencana kedepan yang terstruktur, yaa pokoknya dia boleh dibilang jeniuslah.. tapi tidak ada take action atau tindakan nyata yang diperbuatnya. Citanya hanya digantung di fikiran yang seakan itu bisa mengubah takdir hidupnya. Tidak, tidak kawan.

Jika kamu punya ide kecil, maka mulailah kamu beraksi dengan ide kecilmu tersebut. Suatu hal yang besar tentu dimulai dengan sesuatu yang kecil. Dan kamu, harus benar-benar siap berkorban lebih banyak demi mimpi muliamu.

“Cobalah untuk tidak menjadi orang sukses melainkan mencoba menjadi orang yang berharga” (Albert Eisntein) ~ Ilmuan Dunia

About the author

Supriadi, ia Lahir 13 Mei 1998 di Desa Padang Sawah, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Ia adalah putra bungsu dari Bpk H. Sadario dan Ibu Hj. Rosmiati. Ia menempuh pendidikan dimulai dari SDN 017/003 di Desa Kelahirannya, dilanjutkan nyantri di Pondok Pesantren Dar-El Hikmah Pekanbaru-Riau selama 6 tahun. Waktu berjalan dan terus berjalan, hingga Allah menakdirkan ia masuk di Prodi Hukum Islam, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Di sana ia memiliki 4 mimpi baru, yaitu peneliti, motivator, entrepreneur, dan da’i. Sejak di kampus, ia aktif menulis gagasan ilmiah, mengikuti event-event Nasional dan Internasional, mengajar agama untuk anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), berdakwah dan aktif menulis jurnal ilmiah. Ia tidak hanya aktif mengikuti organisasi-organisasi kampus, maupun di luar kampus, tapi ia juga berperan aktif di tengah masyarakat dengan mengabdi sebagai marbot masjid. Selama ia kuliah S1 di UII ia telah menorehkan lebih dari 30 penghargaan prestasi dari institusi ternama di Dalam Negeri & di Luar Negri.
Ia juga telah beberapa kali menjadi Speaker (pembicara) di kegiatan International Conference di 3 Benua. Ia juga dipercaya Pimpinan Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia menjadi Ketua Mahasiswa Editor Jurnal at-Thullab. Ia juga sempat terpilih menjadi mahasiswa Hukum Islam Berprestasi serta mahasiswa terbaik 2018/2019. Dan sekarang ia menjadi asisten Wakil Dekan II di Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (2020).

3 Comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat