Sehelai Daun dan ilmu Allah

Oleh: Ust. Wandi Bustami, Lc., M.Ag

Sesaat saya duduk di tengah-tengah santri Tafaquh yang sedang asyik melantunkan ayat-ayat suci al-Quran tetiba sehelai daun jatuh dari atas kepala saya.

Seketika daun itu menimpa bagian kiri kepala saya, sekoyong-koyong mulut ini bertasbih subhanallah.

Kalimat mulia itu keluar bukan karena saya sedang melihat keagungan Allah SWT seperti megahnya ciptaan alam semesta, kalimat itu keluar sebab terlintas di pikiran saya bahwa sehelai daun gugur tiada lepas dari pengetahuan Allah SWT.

وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

Artinya: “Dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)”. QS al-An’am 59.

Ayat ini memberi pelajaran yang sangat berharga. Betapa tidak?. Betapa banyak daun yang gugur setiap detiknya dan betapa banyak benih yang tumbuh, semua itu dalam pengetahuan Allah SWT.

Jika daun gugur dan benih yang tumbuh saja Allah SWT tau, apatah lagi dengan perbuatan kita. Kalaulah bukan karena kasih dan sayang-Nya atas manusia tentu azab-Nya akan disegerakan atas kita.

Ya Rabb, salimna (selamatkan kami), wahfazna (jagalah kami) warhamna (dan rahmatilah kami) agar tetap sadar akan segala apa kami perbuat.

Ust. Wandi Bustami, Lc., M.Ag

About the author

Supriadi, ia Lahir 13 Mei 1998 di Desa Padang Sawah, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Ia adalah putra bungsu dari Bpk H. Sadario dan Ibu Hj. Rosmiati. Ia menempuh pendidikan dimulai dari SDN 017/003 di Desa Kelahirannya, dilanjutkan nyantri di Pondok Pesantren Dar-El Hikmah Pekanbaru-Riau selama 6 tahun. Waktu berjalan dan terus berjalan, hingga Allah menakdirkan ia masuk di Prodi Hukum Islam, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Di sana ia memiliki 4 mimpi baru, yaitu peneliti, motivator, entrepreneur, dan da’i. Sejak di kampus, ia aktif menulis gagasan ilmiah, mengikuti event-event Nasional dan Internasional, mengajar agama untuk anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), berdakwah dan aktif menulis jurnal ilmiah. Ia tidak hanya aktif mengikuti organisasi-organisasi kampus, maupun di luar kampus, tapi ia juga berperan aktif di tengah masyarakat dengan mengabdi sebagai marbot masjid. Selama ia kuliah S1 di UII ia telah menorehkan lebih dari 30 penghargaan prestasi dari institusi ternama di Dalam Negeri & di Luar Negri.
Ia juga telah beberapa kali menjadi Speaker (pembicara) di kegiatan International Conference di 3 Benua. Ia juga dipercaya Pimpinan Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia menjadi Ketua Mahasiswa Editor Jurnal at-Thullab. Ia juga sempat terpilih menjadi mahasiswa Hukum Islam Berprestasi serta mahasiswa terbaik 2018/2019. Dan sekarang ia menjadi asisten Wakil Dekan II di Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat